Pintu itu dulu
terbuka
Terbuka sangat
lebar
Siapa saja boleh
masuk
Mengucapkan salam
Dan permisi
Begitu ramah
Begitu hangat
Senyumnya memancar
Senyumnya merekah
Setiap orang
ingin masuk
Ingin menyentuh
lembut pintu itu
Namun kini,
Siapa yang
menyangka
Pintu itu tak
lagi memancarkan keramahannya
Pintu itu kini
tertutup
Tertutup rapat
Dan semakin hari
semakin rapat
Si empunya pergi
entah kemana
Tak ada lagi
keramahannya
Tak ada lagi
kehangatannya
Dan tak ada lagi
senyumannya
Kini,
Siapa saja yang
melewati pintu itu
Merasa enggan
untuk mampir
Untuk menengok
barang sebentar
Untuk singgah
Dan untuk
menyentuhnya
Pintu itu kini
tajam
Rusak
Dan tak terurus
Pintu itu butuh
sentuhan
Sentuhan seorang
ahli
Yang dapat
memperbaikinya
Memperbaiki keindahan
Keramahan
Dan kehangatannya
Semua orang
ingin pintu itu kembali sempurna
Namun
apa daya,
Tak seorang pun
tertarik untuk memperbaikinya
Mereka hanya
berharap
Tanpa berusaha
Sungguh malang
nasib pintu yang dulu dipuja
Kini dicampakkan
svenska
Tidak ada komentar:
Posting Komentar