Ketika saya merasa bosan dengan rutinitas malam di pekan remidi ini, saya pun memutuskan untuk membuka laptop saya *sebenernya pinjem qaqa* -.- dan menancapkan modem untuk melakukan koneksi dengan internet. Setelah tersambung dengan koneksi internet, ber-googling ria-lah saya mencari artikel di internet. Mata saya seakan dimanjakan dengan ribuan artikel yang dapat saya temui. Dan satu yang menarik bagi saya hingga saya berinisiatif untuk mengembangkan kembali tulisan tersebut sebagai bahan tulisan saya.
Namun, satu yang perlu ditekankan. Saya bukan berniat untuk memplagiat tulisan tersebut. Karena saya sepenuhnya tidak copy-paste sembarangan. Saya pun bertanggung jawab dengan memasukkan link sumber ke dalam postingan saya ini. Jadi saya mohon jangan kirimkan saya :batabig, karena saya hanya menjadikan artikel tersebut sebagai sumber referensi saya.
Artikel tersebut berjudul : Berbagai Alasan Orang Memilih Menjadi Jomblo.
Artikel ini sudah menjadi sebuah Hot Thread dalam sebuah situs terkenal.
Ya, kali ini saya ingin membahas tentang berbagai alasan ketika seseorang memutuskan untuk sendiri alias jomblo. Mereka betah berlama-lama dengan status mereka karena mereka mempunyai alasan yang cukup masuk akal. Berikut saya akan membahas alasan-alasan tersebut satu persatu.
Prinsip
Sebagian orang berpikir bahwa mereka memilih jomblo karena prinsip. Mereka berprinsip untuk tidak berpasangan untuk selamanya maupun dalam jangka waktu tertentu. Atau mereka mungkin berprinsip untuk tidak berpacaran karena mereka ingin langsung ke jenjang pernikahan untuk menghindari kontak fisik non-muhrim. Namun, untuk sebagian orang malah menggunakan prinsip ini bukan sebagai pilihan. Akan tetapi mereka belum laku dan belum beruntung untuk mendapatkan pasangan alias pacar :hammer.
Hemat
Tau sendiri kan pengeluaran ketika dalam status bersama dengan orang lain alias pacaran? Ya, sebagian orang beranggapan bahwa berpacaran adalah sebuah investasi yang tidak menguntungkan. Coba anda pikir, berapa uang yang anda keluarkan setiap bulannya untuk membeli pulsa guna menghubungi kekasih anda? Berapa uang yang anda keluarkan ketika anda keluar jalan-jalan bersamanya? Dan berapa uang yang anda keluarkan ketika anda memiliki seorang pacar yang matrealistis? Bukan bermaksud untuk mengungkit-ungkit dan bersikap nggak ikhlas dengan apa yang sudah anda keluarkan untuk kekasih anda.Hanya saja sebagian orang beranggapan bahwa dengan menjomblo, pengeluaran setiap bulan dapat sedikit di-rem atau dikendalikan.
Bebas
Pacar over protectif? Oh No!! Siapa yang memimpikan ingin mempunyai pacar yang over-protectif? Yang setiap saat harus meng-update kabar anda, sedang apa, lagi dimana, dan sama siapa. Memang sih ada kalanya suatu hubungan membutuhkan komunikasi yang intens. Namun, jika dalam porsi berlebihan siapa yang tahan? Mendengar omelannya setiap hari karena anda lupa ngga ngasih kabar ke dia atau anda lupa ngga berpamitan ketika hendak berpergian. Atau yang lebih parah si dia selalu cemburu dengan semua teman yang mengajak anda keluar. Alasan itu lah yang membuat sebagian orang memilih jomblo. Karena jomblo anda dapat bebas dengan apa yang ingin anda lakukan. Everyone, everytime and everywhere. No problem.
Mengejar Karier
Mungkin ini alasan yang paling banyak diungkapkan pada orang yang sudah berkepala tiga dan masih betah berstatus jomblo. Sebagian besar dari mereka adalah seorang yang gila bekerja. Karena prioritas mereka hanyalah bekerja, bekerja, dan bekerja. Apapun yang ada di dunia, ia dedikasikan untuk karier dan dirinya sendiri. Merekalah yang mampu bertahan dan mampu mengatasi kesendirian mereka dengan baik. Meskipun tak ada yang mengira bahwa mereka sering meratapi status mereka setiap malam.
Artis Wannabe
Sebagian orang memilih lebih senang jika dikejar-kejar daripada menjalin sebuah hubungan. Ya, alasan ini cocok sekali untuk mereka. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berpenampilan menarik dan multitalenta.
Pejuang Cinta = Trauma = Fraktura Hepatica
Pejuang cinta jika berakhir dengan indah ketika perasaannya dapat terbalas dan akan menjadi sebuah kisah yang sangat menyenangkan. Namun bagaimana ceritanya para pejuang cinta yang berakhir dengan sengsara alias cinta mereka ditolak? Yaa, mereka yang sering mengalami patah hati akhirnya memilih untuk menjomblo karena mereka takut untuk patah hati yang kesekian kalinya.
Nasib
Ini sebenarnya bukan sebuah alasan seseorang memilih untuk menjomblo :ngakaks
Tidak ada komentar:
Posting Komentar