Dia terlintas
dalam pikiranku. Terlalu indahnya dia sampai aku tak mampu mendeskripsikannya.
Aku hanya mampu melukiskan bayangnya dalam pikiranku.
Senyumnya yang
khas begitu tampan, alisnya yang menawan, sorot
matanya yang tajam, bibirnya yang selalu ramah dalam berucap, tangannya yang kokoh ketika
menggenggam, punggungnya yang seakan memberi kehangatan ketika kita bersandar,
dan suaranya yang berat yang mampu menenangkan dan mententramkan hati.
Desiran hebat
dalam aliran darahku yang tak mampu ku hentikan, degup jantungku yang semakin
cepat, keringat dingin yang bercucuran, gejala tremor luar biasa dan tak mampu
ku tahan ketika aku berada di dekat dan semakin dekat dengannya.
Malamku terasa
begitu indah. Pagi, siang dan sore ku terasa semakin bermakna. Hadirnya selalu
ku harapkan dalam setiap mimpiku. Berharap canda tawanya mengisi hariku. Dan senyumnya selalu ku nanti saat ku
pejamkan mata.
Aku semakin tak
kuasa ketika aku harus menggambarkan perasaanku kepadanya. Kini, aku hanyalah
seorang wanita yang didera perasaan yang amat kompleks dan tak berujung, jatuh cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar