31.7.11

Ramadhan Telah Tiba :)

Seluruh umat muslim sedang menanti kedatangan Bulan Suci Ramadhan tak terkecuali aku. Banyak hal yang aku rindukan di Bulan Ramadhan tahun lalu yang ingin aku jalankan juga di tahun ini. setelah berpuasa sebulan penuh, momen sakral selanjutnya adalah Idul Fitri dimana seluruh keluarga, kerabat, dan orang yang kita sayangi berkumpul disamping kita dan saling maaf memaafkan.

******

Kali ini aku nggak ingin ceramah ataupun dakwah, aku hanya ingin menyampaikan kerinduan ku terhadap bulan penuh berkah ini.

Sebelumnya aku ingin memohon maaf kepada semua orang jika aku punya kesalahan yang aku sengaja maupun tidak aku sengaja.

Skip.

Pertama mengenai Sahur bersama keluarga.
Kangen dengan suara Mama yang selalu ngomel tiap bangunin aku *makhlum aku kan dikenal Tukang Tidur, jadi susah banget buat dibangunin”. Pernah dua tahun yang lalu, Mama nyalain lagunya Kuntil Kekasih yang sumpah ngeri banget di samping telingaku yang lagi asyik tidur. Alhasil, mata yang sebelumnya bener-bener lengket kayak ada lem, bisa langsung melek dan nggak bisa tidur lagi. gara-gara lagu itu, dan aku sampai nggak bisa tidur selama dua hari. Sekalipun tidur, harus ada orang disampingku dulu –“
Back to TKP à sahur bersama keluarga, makan bersama di ruang makan sambil nonton Saatnya Kita Sahur yang dibawakan Komeng, Olga, Adul, dan Jengkelin. Apa tahun ini masih ada yaa acara itu setelah bertahan selama tiga tahun berturut-turut?

Kedua mengenai Buka bersama keluarga di sekolah alias temen-temen.
Acara rutinan yang deselenggarakan sejak SMA, buka bersama temen sekelas.. Areceae. Tahun kemaren sih makan di Kaca Piring. Sempet kecewa gara-gara nasi gorengnya super pedes dengan harga yang lumayan mahal kalo boleh dikata –“.
Tahun ini, anak-anak juga berencana untuk buka bersama lagi. meskipun udah nggak sekelas T.T hum, ada yang ngusulin di Apung ada juga yang di Rumadi. Yayaya, dimanapun tempatnya.. yang penting bisa buka bersama kalian aja udah seneng banget. Love You All :cium

Ketiga mengenai Zakat on the road.
Tahun kemaren anggota OSIS bagi-bagi zakat di daerah deket sekolah berupa beras. Saat itu karena aku juga termasuk anggota OSIS dan aku sebagai Koordinator Sie Kerohanian jelas saja ikut bergabung di acara tersebut. Seneng banget tapi juga capek sih, soalnya panas-panas kita mesti jalan buat bagi-bagi zakat. Yah, meskipun ujung-ujungnya mokel. LHO??? Hihii, semoga itu hanya tahun lalu aja aku mokel gara-gara kegiatan sekolah -,-a

Keempat mengenai Menu berbuka.
Untung aku bukan seorang yang pemilih dalam hal makanan. Menu wajib buka puasa versi diriku adalah Es Kelapa Muda. Trus camilannya kue basah *bisa apa aja*. Kalau dua menu udah di meja makan, aku udah bisa diem dan nggak protes sama mama. Untuk makanan pokoknya sih apa aja, asal enak dan original buatan mama. Untuk menu sahur favorit adalah Tahu Tek versi mama. Ya lagi-lagi mama, karena mama orang yang paling jago masak di rumah –“. Selain itu harus ada segelas susu untukku. udah deh, mulutku udah kesumpel dengan adanya segelas susu Dancow rasa Full Cream –“

Kelima mengenai Dia yang selalu ada.
Kerinduan Bulan Suci Ramadhan tahun kemarin yang ingin aku lalui kembali adalah salah satunya spirit dari dia. Ya, dia adalah seseorang yang selalu berada di sisi aku selama bulan puasa. Sepertinya aku tidak perlu menyebutkan namanya di sini. *Forum umum buk!!*
Spirit yang diberikannya tak pernah lepas selama Bulan Ramadhan. Meskipun aku tahu semangatnya mengalir begitu saja lewat pesan singkat. Namun, hal tersebut cukup membuat aku semakin bersemangat menjalani ibadah puasa. Sekedar menjadi teman smsan untuk mengucapkan, “Selamat berbuka puasa. Semoga puasa hari ini diterima!”. “Ayo bangun! Saatnya sahur!”. “Eits, udah imsak. Stop makan minumnya yaa?”. “Hayoo, jangan mokel. Kurang beberapa jam lho!!”. Sms tersebut datang berulang di hari-hari selama puasa. Berharap puasa tahun ini ia kembali hadir dengan semangatnya yang membuatku tersentuh. I Miss You :*

Untuk yang terakhir, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah karena masih memberiku nafas hingga Bulan Ramadhan hadir kembali. Dan juga terima kasih kepada orang-orang yang selalu ada di sampingku. :cium


MARHABAN YAA RAMADHAN
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankannya

30.7.11

Gembul's Sweet Seventeen's Party

Jumat, 29 Juli 2011 adalah hari bebas buat seluruh warga SMK Farmasi Surabaya. Tentu dong, semuanya pada seneng tak terkecuali saya dan teman-teman saya di kelas sebelas yang punya julukan maut, *ARECEAE* heyaa hahaa :D

Anak-anak termasuk saya nggak akan membiarkan hari bebas tersebut berlalu begitu saja tanpa kenangan *cieileh* :D

Hari jumat ini seluruh siswa diwajibkan buat pakai seragam olahraga, soalnya agenda hari ini adalah KERJA BAKTI dan CERAMAH AGAMA.

Okey skip kegiatan sekolah yang nggak berkesan itu *soalnya capek, jadi nggak mengena banget kegiatan hari itu –“*

*****

Semuanya bermula ketika pulang sekolah pukul 11.00.

Rencana awal, pulang sekolah diajak ke rumah Dinira buat makan-makan. Makhlum dia habis ulang tahun. Jadi traktirannya ya hari ini :p

Begitu bel pulang berbunyi, pukul 11.00, Mitha sama Wiya langsung cuss ke Delta mau beli kado buat Dinira a.k.a Gembul. Sementara mereka beli kado, aku sama Fardya a.k.a Mami ngumpul sama anak OSIS dan sisanya nunggu di depan Lab Resep.

Tak lama kemudian, Mitha sama Wiya datang dengan sebuah bingkisan gedhe dan bingkisan kue. Tapi apesnya, kuenya berantakan gara-gara diperjalanan. Semuanya belepotan. Tapi nggak apalah yang penting rasanya numero uno –“

Sebelum Jumatan dimulai, aku sama beberapa anak berangkat dulu ke daerah Demak. Ya kira-kira disanalah rumah Gembul nangkring. Tapi yang bikin lucu selama perjalanan, kami pada ngikutin Mitha, Oneng, sama Lembeng yang naik bemo C. soalnya kami semua yang naik motor, pada nggak tahu rumah Gembul dimana. Alhasil ya ngikuti bemonya Mitha.

Sumpah, kayak orang bego kami hari itu. Bemonya berhenti buat nurunin penumpang, kami juga ikut berhenti. Bemonya jalan, kami ikut jalan. Bemonya ngebut, kami ngebut, bemonya pelan, kami juga ikut pelan. Sumpah pengin ngakak –“

Setibanya di lokasi, eh ternyata acaranya nggak dirumahnya. Melainkan di rumahnya mbagnya gembul. Udah deh kita jalan lagi, kali ini ngikutin adeknya gembul sebagai guide nya. Tapi sebelum berangkat, semuanya pada kangen-kangenan ama Matty, monyetnya Gembul. Hahaa :D *ini hanya karangan fiktif belaka*. Tapi si Gepeng a.k.a Lisna sampe lelompatan gara-gara ketemu Matty. Mungkin dia histeris ada yang nyaingin kecantikannya :D

Skip

Skip

Skip

Langsung ke acara siraman ajaa yaa? Hahaa *kayak orang nikahan aja pake acara siraman segala* --“
Kita udah berencana bikin rambutnya Gembul kayak adonan kue, ada telur, tepung, sama roti tart yang langsung dijurusin ke mukanya Gembul plus air se-ember yang bener-bener bikin rambutnya Gembul kayak adonan kue yang abis kecelup selokan –“ :D

Disanalah keakraban mulai terjadi. Ketawa-ketawa bareng, sampe bikin Si Gepang nangis gara-gara rambutnya juga ikutan dikasih tepung, bikin Gepeng histeris soalnya sepedanya dijadi’in sasaran, bikin Fida ama Hida ikutan bau amis, dll.

Skip

Skip

Langsung ke TKP aja yaa?

narsis dulu ya sebelum ke TKP :D

ini nih Gembul yang bangga sama adonan rambutnya :D










masih tetep aja action --"

hehee, ini niat balas dendam ke anak-anak :D


Gembul ama kado dari kita :*

gemul sama kue tart Seet Seventeennya :)
"Mau lagi dong diteplokin telor sama tepung?"


dua sejoli berpelukan :*



INI NIH YANG BIKIN KEJUTAN






Gepeng nanges T.T hahaa :D

okey, sekian laporan dari saya sebagai si Fotografernya :D yang melaporkan kejadian langsung dari TKP :)
eitss, tapi tunggu dulu, kenapa bisa setiap fotonya Gembul sepedaku selalu nangkring disana yaa? --"

buat GEMBUL Happy Bornday yaa :*

25.7.11

Ketakutan KU plus Semangat KU

Momok yang selalu ditakuti oleh para pelajar adalah UJIAN. So pasti dong, siapa sih yang suka dengan ujian? Temen saya aja yang pinternya luar biasa, suka ngeluh tiap mau ujian. Katanya dia ingin segera melewati hari itu dan segera menyelesaikan ujiannya. Nah apa lagi yang punya kapasitas otak pas-pasan seperti saya? Menjerit dah saya setiap ada ujian *lebay*

Apalagi yang udah ada di grade teratas a.k.a kelas TIGA. Huaa, siap-siap aja deh buat menghadapi UJIAN NASIONAL. Tapi saya sebagai pelajar kelas TIGA patut bersyukur, karena sejak tahun kemaren mulai diterapkan system nilai ujian yang melibatkan raport dan keseharian siswa.

Coba bayangkan aja system penilaian beberapa tahun yang lalu yang hanya melihat hasil Ujian Nasional. Kalau nilai UNAS dibawah rata-rata yang ditetapkan pemerintah, itu tandanya saat pengumuman sudah pasti dinyatakan TIDAK LULUS. Kasihan banget kan? Masak kita sekolah selama TIGA TAHUN sampai rasanya kepala hampir botak tidak bisa lulus karena nilai UNAS kita jelek yang notabene UNAS hanya dilaksanakan selama TIGA HARI.

Adil tidak? Tentu dong tidak adil. TIGA HARI bisa SEBANDING dengan TIGA TAHUN. Impossible –“

Bersyukur mulai tahun kemaren, semuanya mulai dari raport, ujian sekolah, dll dilibatkan dalam penentuan kelulusan. Saya pribadi merasa sedikit lega, karena sejak semester tiga sudah mulai menabung nilai untuk kelulusan. Tapi itu tidak bisa dijadikan kompromi untuk malas-malasan belajar kalau sudah menginjak kelas tiga.

Well, kegiatan di kelas tiga khususnya di sekolah saya.. super duper padat. Mungkin ini yang dulu dirasakan kakak-kakak kelas saya dan sekarang saya juga harus ikut merasakan. Mau tidak mau kalau ingin segera meninggalkan bangku sekolahan.

Dimulai dari bulan Juli yang merupakan awal tahun pelajaran.

Juli sampai Agustus pelajaran berjalan seperti biasa. Tidak ada yang berbeda dari hari biasanya. Saya juga masih belum bisa membedakan system belajar saya di kelas dua dan tiga. Semua berjalan sama.

September saya dijadwalkan untuk Praktik Kerja Lapangan a.k.a PKL a.k.a magang di sebuah apotek. Ini merupakan Tugas Akhir saya kalau saya diibaratkan sebagai seorang mahasiswi. Ya ini bagaikan SKRIPSI saya di SMA. Saya harus melaksanakan PKL selama kurang lebih 3 minggu dan harus segera membuat laporan lengkap bak skripsi betulan. Total sebulan saya vakum dari kegiatan belajar-mengajar di sekolah.

Next, setelah PKL saya juga harus disibukkan dengan kegiatan LDKS. Kali ini saya ditunjuk sebagai panitia yang akan menggembleng adik kelas yang ikut bergabung dalam anggota OSIS. LDKS ini kemungkinan dilaksanakan selama dua hari, jadi saya rasa ini tidak akan terlalu mengganggu. Insya allah.

Setelah itu UTS kemudian UAS dan pembelajaran di kelas tiga BERHENTI di bulan DESEMBER.

Januari saya sudah mulai dicekokin oleh guru-guru dengan banyak soal latihan ujian.

Dan mulai FEBRUARI sampai MEI adalah hal yang sangat saya nanti-nanti dan saya khawatirkan. Ya saya rasa momok itu sudah sangat dekat bahkan berada di samping saya. Dia adalah WISATA UJIAN. Mulai dari Ujian Praktek, Ujian Sekolah, Ujian yang diadakan oleh DEPKES, Ujian yang diadakan oleh DINKES. And the final is, UJIAN NASIONAL.

Saya baru bisa benar-benar free, mulai bulan Juni. Di bulan Juni ini saya hanya mempersiapkan pelantikan saya sebagai Tenaga Kesehatan di acara wisuda kelulusan saya.

GOD, saya sangat menantikan peristiwa bersejarah untuk saya ini. Ijinkan saya untuk berkesempatan ikut dan berpartisipasi dalam acara tersebut sebagai seorang WISUDAWAN J

Espiritu \(^o^)/

***

23.7.11

Happy Birthday for My Bestfriend

Happy Birthday to you..Happy Birthday to you..
Happy Birthday..
Happy Birthday..
Happy Birthday to you :*

***

Buat sahabatku, Adie Zhelyah Efendi yang lagi ultah ke SATU-TUJUH tahun tepat tanggal 23 Juli ini, aku .. temenmu yang paling imut ini .. mau ngucapin Happy Birthday buat kamu :*

***

Hope :
  • Semoga apa yang kamu inginkan bisa cepet-cepet terkabul. 
  • Trus sekolahnya lancar dan ntar bisa lulus dengan nilai yang baik dan tentunya bisa diterima SNM/PTN di universitas favorit. *amiin*
  • Semoga tambah dewasa, tambah pinter, tambah rajin *rajin sekolahnya.. rajin sholatnya..* hihihii J
  • Pokoknya semua yang terbaik buat kamu! Wish you all the best J

Amiin.. amiin..

***

For TRAKTIRan :
Ditunggu tiket nonton Harpot nya yaa :p

***

For aku kamu :
ini pas ada di sweet seventeennya dewig







pas ultah ke-17 sahabat kami, DEWI

***

For QUOTE" :
Friendship is about. bringing out the positive when everything seems negative…being accepted for who you are… being able to pick up right where you left off…sharing, talking, and laughing…Friendship is about us, and for that I’m grateful. And I hope you have the best birthday ever, friend!

***

Cuap-cuap di malam minggu --"

SATURDAY NIGHT

Hum, SATURDAY NIGHT a.k.a SATNITE a.k.a malam minggu versi kawula muda kenapa selalu terlihat sedikit atau bahkan sangat ribet? Ada apa sih yang special di saat malam minggu tersebut? Hanya sekedar merayakan weekend setelah lelah menjalani aktivitas mulai senin-jumat? Atau malam minggu dijadikan hari yang wajib untuk bertemu dengan someone?

Or whatever –“

***

Setiap mau pulang sekolah di hari Sabtu atau menjelang detik-detik datangnya SATURDAY NIGHT tersebut, temen-temen selalu menanyakan hal yang sama atau bahkan sms datang bertubi-tubi menanyakan kegiatan apa yang kita lakukan di malam minggu.

Semisal contoh salah satu sms yang nyangsang di hape ku :

“Satnite satnite!!!” | “iya tau aku kalo skrg satnite” | “satnite kmna nih?” | “just stay @home aja. Knp sih emang?” | “ah gak asik. Makany cari pacar trus keluar pas satnite. Masak satnite di rumah melulu? :D” | “hha? Apa hubny ama pacar –“ aneh deh” | “hahaa”

Haduh, nggak jelas amat nih orang –“. Kenapa satnite selalu identik dengan harinya orang-orang yang lagi kasmaran atau jatuh cinta atau yang punya pacar. Nah nasib yang jomblo gimana nih? *sedikit merana*

Emang sih dulunya awalnya jamannya *apa’an sih* temen-temen pada kena wabah musiman pacaran nah sedangkan aku yang masih stay ama status jomblo, sempet ngiri juga lihat mereka tiap satnite pada keluar atau hanya sekedar diapelin ama cowoknya. Sempet juga ngerasa yang namanya frustasi *kok rada alay ya?* karena setiap satnite hanya di rumah.

tapi setelah menemukan hal yang lebih bermanfaat, aku rasa SATNITE versi diriku sendiri adalah diem di rumah, kumpul-kumpul sama keluarga, dan menambah wawasan dengan browsing di internet. Insya allah akan terhindar dari yang namanya masuk angin karena kebanyakan kelayapan di malam hari :)

***

mungkin ini bisa dibilang bentuk atas menyenangakan diri sendiri karena nggak bisa keluar pas malam minggu. Jadinya curhat deh dan menganggap bahwa satnite nggak terlalu penting. Hihihii *nyengir*

***


22.7.11

Ini Impian KU

Ngomongin impian.. sebenernya aku sebagai manusia normal banyak banget yang aku inginkan dan aku wujudkan selama Tuhan masih memberikan nafas kehidupan untukku. Aku ingin menjadi seseorang yang berguna di masyarakat dan menerapkan serta memanfaatkan ilmuku kepada masyarakat yang masih awam dengan kesehatan.

Tapi, ada satu hal yang ingin aku wujudkan sejak aku mulai mengenal kata-kata yang indah dan tersusun rapi di sebuah buku jurnal milik kakak perempuanku. Ya, dia salah satu penulis hebat yang aku kenal. Ketika aku membacanya karyanya, Aku seperti ketergantungan dengan narkotika, sehingga aku ingin membacanya berulang kali. Dan aku semakin hilang kesadaran ketika aku sudah mulai untuk mencoba menulis sendiri sebuah cerita yang dihasilkan dari ideku sendiri.

Singkat kata, impianku itu adalah …

Aku ingin menjadi seorang penulis yang hebat dengan sebuah buku yang diakui oleh pembacanya.

Ya, terdengar sangat simple.. but difficult.

Sangat sulit untuk mewujudkannya. Mungkin sejak aku mengenal blogging, aku mulai percaya diri untuk mengeksplor beberapa tulisan dari pikiranku sendiri. Meskipun belum mendapat tanggapan sama sekali dari yang membacanya.

Aku memang bukan ahli bahasa dan aku nggak ahli dalam hal mengolah kata-kata. Aku hanya bermodalkan semangat dan rasa percaya diri. Aku tahu, mungkin akan ada orang yang menertawakan ini. Tapi aku yakin, dengan ketekunan dan terus belajar.. aku akan bisa menjadi seorang penulis yang hebat.

“Emang bikin buku gampang?” yayaya, kritikan yang selalu aku terima tapi aku menerimanya dengan lapang dada sebagai wujud motivasi yang diberikan kepada si pengritik padaku. Akan tetapi, aku masih ingat ketika seseorang berkata kepadaku,

“Aku ingin melihat kamu menjadi seorang pembicara dalam sebuah seminar yang membahas tentang buku pertama yang kamu lahirkan dari idemu. Teruslah belajar untuk menjadi seorang penulis yang hebat!”
Kalimat itu akan selalu aku ingat dan akan aku jadikan motivasi terbesar untukku dalam menggapai impianku, setinggi apapun itu..

Semangat!!!

18.7.11

My Angel *bagian 2*

 Aku tersenyum kecut dan beruntunglah ayah segera keluar dari kamar. Saat itu juga aku mengalihkan pembicaraan, karena jika pembicaraan tadi diteruskan aku akan terlihat salah tingkah dibuatnya.

 “Ayah, kapan kita berangkat?” tanyaku pada ayah.

 “Nanti setelah makan siang. Kamu segera ganti baju dan siap-siap. Setelah itu bergegaslah ke meja makan.”

 Aku sungguh tak percaya dengan tamu yang kini berada di rumahku. Ya, dia lah cinta pertamaku saat aku baru duduk di kelas satu SMP dan dia di kelas tiga SMP, Mario. dia teman sekelas Bima saat kelas tiga SMP. Dia juga sering main ke rumah, belajar bareng Bima, bahkan kami dulu pernah main bersama. Aku sempat mengatakan pada Bima bahwa aku mulai suka dengan Mario, dan Bima hanya tertawa ngakak mendengarnya. Aku sudah menyuruh Bima untuk tutup mulut, tetapi ia malah mengatakannya pada Mario di depanku, bayangkan di depanku. Oh sungguh betapa malunya aku saat itu.

 Tapi Mario malah menanggapinya dengan senyuman manisnya. Ia tak menjawab apa-apa. semoga ia nggak mengira bahwa aku telah menembaknya. Mario saat itu bertubuh kurus dan tinggi. Nggak sebegitu menarik sih, tapi entah kenapa aku bisa naksir dengannya. Mungkin karena kedua lesung pipinya. Setelah lulus SMP, Mario nggak pernah lagi main ke rumah. Bahkan Bima pun telah lost contact dengannya. Sejak saat itu aku telah mengubur dalam-dalam perasaan itu. Tapi entah mengapa, sekarang Bima membawakanku sosoknya, sosok Mario yang telah berubah.

 Kini, Mario semakin ganteng. Kulitnya putih bersih, badannya lebih tinggi dan nggak kurus-kurus amat. Wajahnya selalu datar dan berkharisma, masih sama seperti dulu. Hanya saja sekarang lebih menawan. Dengar-dengar sekarang ia menempuh pendidikan di ITB jurusan komunikasi. Waw, keren!! Beda dengan Bima yang memilih jadi chef.

 Entah mengapa saat aku bertemu dengan Mario tadi, jantungku berdegup kencang sama persis saat aku bertemu dengannya dulu. Padahal aku sudah mengubur perasaan itu dalam-dalam. Apakah rasa itu akan kembali lagi?

 Setelah makan siang, kami pun berangkat ke Tangkuban Perahu. Dan apa yang terjadi? Mario juga ikut serta dengan kami ke Tangkuban Perahu. Perjalanan kali ini cukup melelahkan, tapi hal itu tak membuat kami berhenti bernyanyi sepanjang perjalanan. Aku memotret pemandangan dengan apik selama perjalanan. Ya, aku sangat suka dengan fotografi. Makanya ayah memberiku sebuah kamera poket saat aku berulang tahun.

 Sesampainya disana, setelah lelah jalan-jalan dan berfoto, kami pun mencari tempat untuk beristirahat sejenak. Tapi emang dasar aku yang nggak bisa diem, aku pun memilih jalan-jalan daripada duduk dengan mereka sambil menikmati kacang rebus. Kali ini aku hanya ditemani Mario untuk jalan-jalan dan memotret pemandangan disana.

 “Angel, apa perasaan kamu masih sama seperti dulu?” Tanya Mario tiba-tiba yang membuatku menghentikan kegiatanku saat itu.

 “Apa? perasaan apa?” tanyaku bingung.

 “Kamu masih menyukaiku seperti dulu?”

 Aku tertawa mendengar pertanyaannya. “Ah, kak Mario bisa aja. Itu kan udah berlalu lama banget, kak?”

 “Kalau gitu giliran aku dong yang bertepuk sebelah tangan.”

 “Maksudnya?”

 “Ya, sekarang aku yang suka sama kamu. Tapi kamu malah udah menganggapnya berlalu.”

 Aku terkejut begitu mendengar Mario mengatakan hal itu padaku. “Apa yang kakak bilang? Kak Mario suka sama Angel?”

 Mario mengangguk mantap dan menatap mataku dalam-dalam. “Kamu masih menyimpan perasaan itu kan? Kalau sudah kamu buang, bolehkan kalau aku mencoba untuk mengembalikan perasaan itu ke hatimu?”

 “Ah, kak Mario ini ngomong apa’an sih?

 Tiba-tiba handphoneku berdering, Bima meneleponku.

 “Apa? ayah pingsan kak? Ya, Angel segera kesana!”

 Aku pun segera bergegas menuju tempat ayah pingsan bersama Mario. setelah aku dan Bima mencoba berbagai cara untuk membangunkan ayah, tapi ayah tetap tak mau bangun. Sesekali ia membuka mata, tapi tubuhnnya sangat lemah dan kemudian memejamkan mata lagi. Kami pun berinisiatif untuk membawa ayah ke rumah sakit dengan mobil yang dikendarai oleh Mario. beruntunglah ada Mario, karena aku dan Bima nggak bisa sama sekali menyetir mobil.

 Sesampainya di rumah sakit, ayah segera dilarikan ke UGD. Hampir setengah jam aku menunggu di depan UGD dengan perasaan cemas dan khawatir. Ketika dokter keluar dari ruang UGD, aku dan Bima segera menanyakan apa yang terjadi.

 “Dok, kami anak-anaknya. Bagaimana keadaan ayah kami, dok?” Tanya Bima pada dokter tersebut.

 “Kalian tenang dulu, kita bicarakan di ruangan saya saja.”

 Kami pun menuruti perkataan dokter Lukman tersebut. Setelah berada di ruangannya, beliau mulai mengatakan hal tentang kondisi ayah.

 “Penyakit jantung ayah kalian kambuh. Untuk sementara waktu ini, ayah kalian harus dirawat di rumah sakit!”

 “Penyakit jantung?” Tanya Bima histeris.

 “Bagaimana kondisi ayah sekarang, dok?”

 “Ya, ayah kalian mempunyai riwayat penyakit jantung. Jadi jangan membuatnya terkejut dan terlalu capek. Keadaannya sekarang sudah membaik. Beliau sudah melewati masa kritis dan sudah boleh untuk dijenguk.”

 Aku dan Bima masih belum percaya dengan apa yang dibicarakan oleh dokter Lukman. Selama ini ayah nggak pernah bercerita tentang penyakitnya ini. Bagaimana bisa ketika ayah tiba-tiba sakit dan kemudian dinyatakan penyakit jantungnya kambuh? Sejak kapan ayah mengidap penyakit jantung? Kami segera bergegas masuk ke ruang rawat inap ayah. Disana sudah ada Mario yang duduk di sofa kamar tersebut.

 “Om Andre sudah siuman!” ucap Mario begitu kami datang. Sebelumnya aku telah meminta Bima untuk tidak menanyakan tentang penyakit jantung ayah kepadanya. Anggap saja kami berdua belum tahu dan membiarkan ayah untuk beristirahat.

 “Ayah, apa yang ayah rasakan sekarang? Ayah sudah membaik?” tanyaku pada ayah sambil memeluk erat tubuh ayah yang terkulai lemas.

 “Ayah baik-baik saja. dokter pasti mengatakan bahwa ayah hanya butuh istirahat saja kan? Sekarang lebih baik kalian pulang ke rumah. Beristirahatlah dulu. Ayah bisa disini sendirian, kan sudah ada suster yang merawat ayah!”

 “Tapi ayah.. “

 “Sudahlah pulang saja. Mario, antarkan mereka pulang ya? Kamu menginap di rumah dulu saja, temani Bima dan Angel.” Ucap ayah memotong pembicaraanku.

 Mario mengangguk paham dan kami kembali ke rumah.

***

 Seminggu kemudian ayah boleh pulang dari rumah sakit. Tapi aku dan Bima sudah berjanji pada dokter Lukman untuk nggak membiarkan ayah bekerja berat dan membuatnya capek. Untuk sementara ini, Bima yang mengendalikan usaha catering ayah. Beruntung juga Bima bisa diandalkan dalam hal memasak.

 “Ayah, ayah istirahat aja ya? Kalau perlu apa-apa ayah panggil Angel aja. Angel janji akan penuhi apapun keinginan ayah!” ucapku setelah membantu ayah berbaring di tempat tidur.

 “Usaha catering kita bagaimana?” Tanya ayah.

 “Tenang aja ayah. Kita serahkan pada chef Bima, mahasiswa tata boga. Hehee!”

 Ayah tersenyum menanggapi leluconku. “Angel, ayah sangat rindu pada ibu!”

 “Ayah, Angel juga. Bukan hanya ayah, Angel dan kak Bima pun sangat merindukan ibu!”

 “Bagaimana kalau ayah ingin segera bertemu ibu di surga?”

 “Ayah ngomong apa’an sih? Ya udah, Angel bantu kak Bima di dapur dulu. Sekarang ayah istirahat aja ya? Kalau butuh apa-apa panggil aja Angel dan Angel akan segera datang membantu ayah!” ucapku sambil tersenyum sebelum aku meninggalkan ayah sendirian di kamar.

 Semenjak ayah sakit, aku sering menghabiskan waktuku di rumah bersama ayah. Begitu juga Bima, ia segera pulang dari kampus setelah jam kuliahnya selesai dan mengerjakan pesanan catering. Rahmi dan Sisil sekarang juga sering datang ke rumah untuk membantu menghibur ayah.

 Setiap sore aku selalu mengajak ayah jalan-jalan ke kebun di sebelah rumah kami.

 “Ayah nggak bosan kan?” tanyaku pada ayah saat kami jalan-jalan ke kebun.

 Ayah menggeleng dan berkata, “Selama ada Angel dan kak Bima disisi ayah, ayah nggak akan pernah mati kebosanan. Melihat wajah Angel aja, ayah udah bahagia banget.”

 “Ah ayah gombal! Oh ya ayah, Angel ingin minta pendapat ayah nih!”

 “Pendapat apa sayang?” Tanya ayah sembari membelai lembut rambutku.

 “Kak Mario ngajak Angel jalan-jalan. Mau nggak ya, yah enaknya?” tanyaku.

 Ayah tertawa dan berkata, “Mau aja deh. Ayah juga pengin lihat Angel bawa pacar Angel ke depan ayah!”

 “Ah ayah mulai deh!”

 Kami pun tertawa bersama.

 Malam yang ditunggu pun tiba. Mario telah menungguku di teras dan entah mengapa kali ini aku ingin terlihat cantik di depan Mario. hatiku juga berdegup dengan kencang. Namun, sebelum berangkat aku berpamitan pada ayah yang tengah beristirahat di kamar.

 “Ayah demam?” seruku kaget begitu mencium kening ayah dan mendapatinya dalam keadaan demam.

 “Sudah berangkat sana, nggak perlu peduli’in ayah. Ayah nggak apa kok, sayang!”

 “Bagaimana ayah bisa bilang nggak kenapa-kenapa. Ayah demam sekarang!”

 “Ini Cuma demam biasa kok, Angel. Kamu nggak perlu khawatir. Nanti biar ayah suruh Bima panggil dokter.”

 “Tapi kak Bima belum datang. Kak Bima masih mengantar catering, ayah.”

 “Berangkat aja. Bukannya malam ini adalah malam yang sudah kamu tunggu-tunggu. Selama kamu percaya sama ayah, ayah akan baik-baik aja!”

 “Baiklah Angel berangkat sekarang. Kalau ada apa-apa telepon Angel ya, ayah?”

  Ayah pun mengangguk dan tersenyum. “Semoga malam ini adalah malam special untukmu, Angel!”

 Aku pun akhirnya keluar berdua dengan Mario. malam ini Mario mengajakku makan di sebuah kafe yang terletak di daerah pusat perbelanjaan Cihampelas, Hillarious Breakfast and Café. Malam ini Mario terlihat berbeda dari biasanya. Awalnya kami berdua sama-sama canggung, apalagi aku. Aku seperti salah tingkah sendiri.

 “Kamu kok salting gitu sih? Kamu naksir aku yaa? Tau aku terlihat ganteng malam ini?” celetuk Mario yang akhirnya dapat mencairkan suasana.

 “Ah, kamu bisa aja kak. Oh ya, tumben banget kakak ngajak aku makan di tempat ginian?”

 “Ehem ehem.. sebenernya aku pengin ngomong sesuatu sama kamu!”

 Aku memandang Mario heran, sedangkan dia malah memandangku penuh arti.

 “Kamu mau kan jadi pacarku? Aku suka sama kamu, Angel. Sejak aku masih ingusan sampai sekarang!”

 “Ah, gombal. Mana mungkin? Dulu ketika kak Bima mengatakan kalau aku suka sama kakak, kakak diem aja tuh!” protesku padanya.

 “Ya, saat itu emang aku diem. Karena aku masih ragu dengan perasaanku. Tapi seiring berjalannya waktu aku semakin yakin dengan perasaan ini. Aku sering bertanya tentang keadaanmu pada Bima ketika kami telepon atau bertemu. Aku juga suka nongkrong di warung depan sekolahmu untuk melihatmu dari kejauhan.”

 “Kalau gitu, kamu pengecut dong!”

 “Ya, aku memang selalu jadi pengecut ketika hal itu berkaitan denganmu. Tapi kamu mau kan menerimaku? Kamu masih menyimpan rasa untukku kan?” Tanya Mario sembari menggenggam erat tanganku.

 Dengan malu-malu, aku pun mengiyakan ajakan Mario untuk menjadi kekasihnya. Tampak dengan jelas, Mario begitu bahagia begitu aku mengatakan iya atas permintaannya. Setelah makan di Hillarious, kami berencana mampir untuk jalan-jalan ke mall. Tapi sebelumnya aku ingin menelepon Bima untuk memberitahukan bahwa aku akan pulang terlambat.

 “Yah, handphoneku lowbat!”

 “Pakai handphoneku aja, my angel!” ucap Mario sembari menyerahkan handphonenya padaku.

 “Nggak deh. Mungkin kak Bima juga akan tahu kalau aku akan pulang sedikit terlambat.”

 Kami pun melanjutkan jalan-jalan, sampai tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 09.00 malam. Saatnya pulang!!

 Sesampainya di rumah, aku melihat Rahmi dan Sisil sedang berdiri di depan pagar dengan wajah cemas.
 “Ada apa? kalian kenapa malam-malam begini ada disini?” tanyaku pada Rahmi dan Sisil begitu turun dari mobil.

 “Tadi kami ditelepon kak Bima untuk menunggumu pulang dan mengabarkan…”

 “Mengabarkan apa, Sil? Apa yang terjadi?” tanyaku tak sabar.

 “Om Andre masuk rumah sakit lagi. Tadi dia pingsan!” jawab Rahmi.

ada apa dengan ayah? apa ayah sakit lagi?? Tuhan ijinkan ayah sembuh dari penyakitnya! Angel sangat sayang pada ayah ...

10.7.11

Kalimat Inspiratif :)

Catatan seorang penulis buku ini bisa menjadi pelajaran yang berharga:

"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini."


Tidak ada yang bisa kita ubah sebelum kita mengubah diri sendiri. Tak bisa kita mengubah diri sendiri sebelum mengenal diri sendiri. Takkan kenal pada diri sendiri sebelum mampu menerima diri ini apa adanya.

Sumber buku prepare u'r success Membangun Fondasi Kesuksesan Karier Sejak Bangku Kuliah (Ryan Sugiarto & Prof. Djamaludin Ancok, Phd.)

Bruno Mars - Marry You

It's a beautiful night,

We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.



Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.



Well I know this little chapel on the boulevard we can go,
No one will know,
Come on girl.
Who cares if we're trashed got a pocket full of cash we can blow,
Shots of patron,
And it's on girl.



Don't say no, no, no, no-no;
Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah;
And we'll go, go, go, go-go.
If you're ready, like I'm ready.



Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.



Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.



I'll go get a ring let the choir bells sing like oooh,
So whatcha wanna do?
Let's just run girl.



If we wake up and you wanna break up that's cool.
No, I won't blame you;
It was fun girl.



Don't say no, no, no, no-no;
Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah;
And we'll go, go, go, go-go.
If you're ready, like I'm ready.



Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.



Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.



Just say I do,
Tell me right now baby,
Tell me right now baby. [x2]



Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.



Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

9.7.11

10 Cara Belajar Efektif dan Efisien

 Sebentar lagi akan dimulai awal tahun ajaran baru. Akhirnya selama tiga minggu menghabiskan waktu bersama keluarga, tiba saatnya juga kembali merasakan aroma sekolah yang sangat aku rindukan. Sudah saatnya aku bangun pagi-pagi dan berangkat pagi-pagi juga ke sekolah dengan menenteng tas yang dipenuhi dengan buku-buku yang super berat.

 Untuk menyambut suka cita awal tahun pelajaran 2011-2012, berikut ini aku akan memberikan tips belajar yang efektif dan efisien. Yah, semoga saja ini berguna untuk para pelajar diluar sana yang kebingungan mencari solusi belajar. Dan semoga bermanfaat untuk diriku sendiri dan teman-teman sekolah yang sudah menjadi siswa kelas 12 yang harus siap menghadapi serentetan ujian yang melelahkan.

 Check it out!!

1.       NIAT
Mengucapkan niat untuk belajar sungguh-sungguh dan berdoa supaya diberikan kemudahan dalam belajar dan ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Insya Allah jika sudah berniat, maka segala sesuatunya akan dimudahkan oleh-Nya.

2.       FRESH
Tidak dalam keadaan kelelahan, sakit, maupun banyak pikiran. Jika sedang sakit ataupun kelelahan, istirahat sejenak. Karena meskipun dipaksakan, hasilnya juga tidak akan maksimal. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jika suka musik, nyalakan musik (tapi jangan dalam volume keras). Atau yang suka nyemil, sediakan cemilan di atas meja belajar. Jangan sampai kekenyangan ya? Karena efeknya mengantuk.

3.       MOOD
Ciptakan suasana hati yang bagus karena secara otomatis akan menambah semangat dalam belajar. Jangan dalam keadaan bad mood untuk memaksakan belajar, karena yang ada tambah marah-marah nggak jelas. Tenangkan pikiran, pejamkan mata, jika suasana hati menjadi lebih baik, lanjutkan belajar.

4.       PEMAHAMAN
Garislah bagian-bagian yang penting yang ada di dalam buku pelajaran. Catat apa yang tidak dimengerti dan tanyakan kepada guru bidang studi besok ketika berada di sekolah. Fokuslah pada bacaan yang telah dianggap penting (yang telah diberi garis dengan pensil maupun stabile)

5.       ULANG
Setelah membacanya sampai habis, ulangi dari awal dan lakukan secara berulang-ulang. Hal ini membuat otak lebih mudah mengingatnya. Ingat harus tetap berkonsentrasi.

6.       KEMBANGKAN
Setelah memahami bacaan tersebut, kembangkan kalimat-kalimat tadi dengan bahasa yang mudah dipahami (bahasa kalian sendiri).

7.       CATATAN
Ada baiknya untuk membuat sebuah catatan intisari kecil. Jika membawa buku pelajaran kan sedikit repot, nah buku ini lebih simple dan praktis untuk dibawa kemana-mana. Jadi kita bisa membacanya dimana saja. catatan ini berisi kalimat-kalimat yang telah ditulis ulang dengan bahasa sendiri yang mudah dipahami.

8.       DISIPLIN
Disiplin dalam belajar dan disiplin waktu juga harus diterapkan jika menginginkan belajar yang efisien. Karena kunci keberhasilan pada dasarnya karena sifat disiplin kita dalam belajar. Jika sudah tiba waktu belajar, maka bergegaslah belajar jangan malah keasyikan nonton tv.

9.       HINDARI SKS
Hindari hal yang satu ini, system kebut semalam. Karena system ini membuat otak kita bekerja lebih keras dan memori yang dapat disimpan hanya untuk sementara. Hindari juga belajar secara berlebihan karena segala sesuatunya yang berlebihan tidaklah baik. Sebaiknya malam sebelum ujian kita gunakan untuk istirahat dan menambah stamina untuk ujian besok, bukannya malah serius belajar mati-matian.

10.   JUJUR
Jujur dalam mengerjakan soal-soal ujian. Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian, karena dengan mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya.
  •  Semoga tips tadi dapat bermanfaat untuk kalian semua. Selamat mencoba J