Kurang beberapa
bulan saja serentetan Ujian Kelulusan akan diadakan bagi yang sudah menduduki
kelas senior di sekolahnya. Bahkan sebentar lagi juga akan diadakan Ujian
Tengah Semester yang mempengaruhi nilai raport sisipan semester gasal. Namun,
semangat belajar bukannya semakin menggebu-gebu melainkan semakin drop dan rasa
malas semakin menjelajahi hati kita semakin dalam.
Hal tersebut
juga saya alami sebagai siswa kelas XII. Saya seperti telah divonis mati ketika
salah seorang guru menceritakan tentang serentetan ujian yang inshaallah akan
dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei #mungkin. Tapi bukannya saya segera
bertobat dengan sering-sering belajar dan mengerjakan latihan soal, melainkan
saya semakin malas malas dan malas. Hati serasa dag dig dug ketika mengingat-ingat
jadwal ujian saya nantinya, namun itu tadi kendala malas dan tidak adanya
motivasi untuk bangkit. #curahanhati
Berikut ini mari
kita kenali apa itu motivasi dan teori belajar, serta bagaimana cara kita untuk
membangkitkan motivasi dalam belajar.
Teori Belajar
“A theory is an explanation of events on
which future cources of action can be based.”
Yang artinya : Teori adalah suatu penjelasan tentang
kejadian-kejadian yang dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk menjelaskan
terjadinya peristiwa di waktu yang akan datang. Hansen, 1982
Ciri kegiatan
yang disebut “belajar” :
- menghasiljan perubahan pada diri individu yang belajar.
- Didapatkannya kemampuan baru yang berlaku relative lama.
Teori-teori
belajar :
- Aliran Behaviorisme (tingkah laku) à menekankan pada “hasil” dari proses belajar.
- Aliran Kognitif à menekankan pada “proses” belajar.
- Aliran Humanistik à menekankan pada “isi” atau “apa yang dipelajari”.
- Aliran Sibernetik à menekankan pada “system informasi” dari yang dipelajari.
***
MOTIVASI
Motivasi merupakan
salah satu faktor yang penting dalam memperngaruhi proses belajar individu.
Apa itu
Motivasi?
Motivasi adalah
dorongan jiwa, penggerak, hasrat, untuk bertindak yang mengarah tercapainya
tujuan.
“motivation concered with energizing and
directing behavior.”
Aspek lain yang
terkait motivasi :
- Minat
- Kesadaran
- Semangat
- Keinginan
- Cita-cita
- Kesukaan
- Kebutuhan untuk berprestasi
- Dorongan ingin tahu
- Motivasi dalam Belajar
Peran motivasi
dalam belajar dapat dianalogkan sebagai bahan bakar untuk menggerakkan mesin,
motivasi belajar yang memadai akan mendorong siswa berperilaku aktif untuk
berprestasi, tetapi motivasi yang kuat justru akan dapat berpengaruh negatif
pada keefektifan usaha belajar seseorang.
Faktor adanya
motivasi dalam belajar :
- Motivasi belajar dari Faktor Eksternal
Biasanya
terbentuk akibat rangsangan dari orang lain yang memengaruhi psikologis orang
yang bersangkutan.
- Bergaullah dengan orang yang optimis dan selalu berpikiran positif.
- Banyak bergaul dengan orang-orang yang berpikiran optimis agar kita tertular semangat, gairah, dan rasa optimis dalam diri kita.
- Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar.
Hal ini dapat membuat kita juga ikut gemar
belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan
baik dalam belajar.
Kebiasaan
dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang
berteman dengan tukang penjual minyak tanah atau penjual minyak wangi. Jika
kita bergaul dengan tukang penjual minyak tanah, meka kita pun turut terciprat
baunya. Dan jika kita bergaul dengan penjual minyak wangi, niscaya kita pun
akan terciprat bau harumnya minyak wangi.
- Motivasi belajar dari Faktor Internal.
Motivasi
ini terbentuk karena kesadaran diri akan pemahaman betapa pentingnya belajar
untuk mengembangkan diri dan bekal untuk menjalani hidup.
Fungsi motivasi
dalam belajar :
- Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan yang tanpa motivasi perbuatan tersebut tidak akan pernah ada. Misalnya, belajar.
- Motivasi berfungsi sebagai pengarah. Artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
- Motivasi sebagai penggerak. Artinya menggerakkan tingkah laku seseorang. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.
***
Cara
Mengembangkan Motivasi Belajar
- Berikan hadiah pada diri kita sendiri.
Adakalanya kira seharusnya memberikan semacam
penghargaan pada diri kita sendiri setelah kita menyelesaikan tugas. Bisa berupa
makanan kesukaan, atau sesuatu yang lebih besar seperti liburan. Hal ini akan
membuat kita untuk terus bersemangat dalam menyelesaikan tugas.
- Ingat akan kesuksesan di masa lalu.
Kita perlu membentuk suatu gambaran positif dalam otak
tentang belajar. Sebagian dari kita pastilah telah berhasil dalam beberapa
kesempatan, ingatlah akan kesuksesan lama ini dan kita akan merasa lebih
termotivasi untuk mempertahankan kesuksesan dan akan lebih giat dalam berusaha.
- Tulislah tujuan kita.
Jangan hanya mengatakan dan jangan hanya memikirkan. Tulislah,
tulislah semua tujuan hidup kita. Hal ini supaya kita selalu ingat dengan
tujuan awal dan akan enggan untuk bermalas-malasan dalam mencapai tujuan
tersebut.
- Lihatlah tujuan tersebut.
Jangan hanya menulis dan membiarkannya begitu saja. Tempel di
dinding, letakkan catatan-catatan kecil di seluruh tempat. Kita harus
mengingatkan diri kita sendiri tentang tujuan di balik proses belajar dan hasil
yang ingin kita capai.
***
Sekian dari saya, semoga bermanfaat untuk para pelajar yang sedang kekurangan motivasi dalam belajar. Semoga sukses dengan usahanya dan semoga diberi kemudahan oleh-Nya dalam mengerjakan ujian. #amin :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar