24.9.11

Skenario Kecil Tuhan Untukku


Rasa kecewa sama sekali tak tersirat dalam benakku saat kamu berusaha untuk tidak memperdulikan aku. Kamu berusaha memalingkan dirimu dalam pikiranku, namun aku menahan. Kamu berusaha menghindar dalam mimpiku, lagi-lagi ku tahan. Meskipun terlihat menyakitkan, namun ku berusaha tuk mampu bertahan. Bertahan dalam ketidakjelasan ini.

Semua amarah, tangisan, kebencian senantiasa terluapkan begitu kamu benar-benar sudah tidak ada lagi disampingku. Kehilangan, itu sudah pasti. Kecewa, tentu saja. Sedih, apalagi. Dan sedikit ramuan kemarahan semakin menambah lengkapnya perasaan ini. Semua saling beradu dalam hati ini.

Dan aku bersimpuh dalam kegelapan malam, ku pasrahkan diriku dengan rukuk dan bersujud kepada-Nya.
Tuhan, berikanlah aku rahmatMu untuk senantiasa mengikhlaskan dan merelakan apa yang sudah menjadi kehendak dan takdirMu. Terima kasih atas skenario kecil-Mu yang indah ini. Melalui jalan cerita yang Engkau rancang untukku, aku semakin menyadari betapa Engkau menyayangiku dengan kebaikan hati-Mu membiarkan dia yang tidak baik untukku pergi meninggalkanku.

Terima kasih atas skenario kecil-Mu, Tuhan.




oleh, IRA PUSPITA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar