Aku nggak sebutin merkmu. Namamu, gendermu, statusmu, atau semua yang mewakili kamu. Kamu pacarku, temenku, sahabatku, pembantuku, tukang kebunku.. aku nggak mau sebut. Aku nggak mau bikin perkara lagi.
Kali ini aku
nggak mau maki-maki kamu, aku nggak mau nulis kata-kata kasar. Aku Cuma pengin
merendah, pengin kamu sadar betapa pentingnya kamu dalam hidupku. Kamu sadar
ataupun enggak, itu urusanmu. Yang penting aku nggak ada maksud apa-apa nulis
ini.
Ehem .. kamu itu selalu ngajakin aku ketawa-ketiwi sampai perut benar-benar terasa kaku. Kamu selalu ngajakin ngerumpi ini dan itu, mulai masalah cowok, masalah cewek, sampai yang ‘begituan’. Kamu selalu menjadi yang pertama menghapus air mataku saat aku mulai menangis karena cinta. Kamu juga yang selalu bijak dengan kata-katamu saat memberiku nasihat dan petuah.
Ehem .. kamu itu selalu ngajakin aku ketawa-ketiwi sampai perut benar-benar terasa kaku. Kamu selalu ngajakin ngerumpi ini dan itu, mulai masalah cowok, masalah cewek, sampai yang ‘begituan’. Kamu selalu menjadi yang pertama menghapus air mataku saat aku mulai menangis karena cinta. Kamu juga yang selalu bijak dengan kata-katamu saat memberiku nasihat dan petuah.
Kamu memang baik
banget sama aku dan yang lainnya. Aku sama sekali nggak pernah menyesal punya
kamu dalam hidupku. Meskipun aku sering banget berantem sama kamu. Tapi aku
benar-benar masih menganggapmu ada walaupun kamu sudah nggak menganggap
keberadaanku.
Kamu adalah yang
istimewa di hati. Maaf selama ini aku sering bikin kamu marah. Maaf juga kalau
keberadaanku mengganggu. Terima kasih karena selama ini kamu selalu ada
disampingku dalam keadaan apapun.
Semoga kamu yang
sadar mengerti dan paham isi hatiku sekarang. Dan semoga hubungan kita membaik
lagi. Jujur aku merasa hampa tanpamu :’)
#curhat detected
#curhat detected
berpikir postif aja sist, jangan marah2, tenangkan pikiran, biarkan endorfin yang meningkat, jangan serotoni. be happy
BalasHapusiyaa.. makasih sarannya :)
BalasHapus